Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita UtamaDaerahGaya hidupKabupaten Bangka SelatanKriminalNasionalOpiniPariwaraPariwisataPendidikanPeristiwaPolitikSosial & BudayaTerbaru

Ketua DPC APRI Kab. Basel Mengajak Stakeholder, Instansi, dan lintas Sektor Bersama-sama Mencari Solusi Terkait Ilegal Mining

35
×

Ketua DPC APRI Kab. Basel Mengajak Stakeholder, Instansi, dan lintas Sektor Bersama-sama Mencari Solusi Terkait Ilegal Mining

Sebarkan artikel ini

Bangka Selatan.relasipublik.com, ditemui disebuah Cafe resto gladok Toboali, Ketua DPC APRI Kabupaten Bangka Selatan (7/10/2021)

vilzar selaku ketua dewan pimpinan cabang- asosiasi pertambangan rakyat indonesia kab basel(DPC APRI KAB.BASEL).

Example 300x600

Angkat bicara terkait pertambangan ilegal(ilegal mining) yang tidak terakomodir tanpa wadah untuk menjadi penambang yang legal atau resmi di mata hukum.

Disini wadah APRI hadir ditengah masyarakat penambang maupun masyarakat yang terdampak bisa menambang merasakan kekayaan alam di wilayah Kab.Basel tentunya sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku di negara indonesia, ungkap nya’

yang di amanatkan tertuang di UUD 1945 pasal 33 ayat 3 yang berbunyi bumi dan air serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya di kuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.Dan pasal 33 ayat 4 berbunyi perekonomian nasional di selenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan,berkeadilan,berkelanjutan,berwawasan lingkungan,kemandirian serta menjaga keseimbangan,kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional,regional secara keseluruhan. ‘tambah Vilzar, pada Kamis malam saat dijumpai.

Lahirnya APRI yang secara sah di mata hukum dengan dasar prinsip anggaran dasar serta anggaran rumah tangga(ad/art apri)

Dengan motto kemandirian,kejujuran,profesionalitas,keterbukaan,demokratis,visioner,solidaritas,responsif,majemuk,kebersamaan,kelestarian ramah lingkungan,berkelanjutan.”terangnya, kepada wartawan saat itu.(7/10/21)

Vilzar juga menambahkan “Atas pedoman itulah DPC APRI basel turut hadir bersama sama merangkul bukan memukul untuk keadilan merasakan kekayaan alam yang di ciptakan untuk semua bukan segelintir”

Wadah APRI sangat di butuhkan bagi siapa saja dan dari latar belakang pendidikan mau pun non pendidikan untuk bergabung di wadahnya APRI dengan skala nasional APRI sudah berkontribusi banyak serta besar manfaatnya untuk pendapatan negara serta daerah wilayah yang terkandung sumber mineral yang berharga.”ucapnya.

Vilzar “Di wilayah basel juga demikian kekayaan alam yang begitu berlimpah tapi minim untuk mengenjot pendapatan asli daerah(pad) serta pendongkrak ekonomi rakyat”

Harapan kedepannya vilzar berharap “atas nama DPC/RMC kelompok penambang yang ilegal akan kita legalkan untuk duduk bersama sejajar di mata hukum negara indonesia” ucapnya.

“Mudahan mudahan ada sumber pencerahan untuk kita bersama dalam konteks sektor pertambangan di propinsi babel khususnya di wilayah tambang Kabupaten Bangka Selatan” tambah Vilzar.

Vilzar” Untuk itu saya berharap para pelaku tambang serta stakeholder,instansi,leading sektor khususnya forkopimda setempat bersama sama mencari jalan keluar win win solution untuk sebesar besarnya kemakmuran rakyat ekonomi makro bisa seimbang”

Vilzar juga mengingatkan kondisi ekonomi masyarakat saat pandemi sekarang ini “Apalagi di saat pandemi semua imbas dari segala aspek sangat memprihatinkan” katanya.

“Mari buka hati nurani mata dan telinga bahwa sektor pertambangan khususnya Kabupaten Bangka Selatan menjadi Kabupaten yang bisa Berkompetitif,maju, sejajar dengan kabupaten lainnya di indonesia”. ajak dan harapan Vilzar.(PAZ)

 

 

 

Editor : N.Setiadi/B.Soedaly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *